BREAKING NEWS

Geger..!! ironi Solar Subsidi: Dokumen Resmi Dinas Pertanian Bekasi, Tapi Fisik Barang Berada di Karawang

Geger..!! ironi Solar Subsidi: Dokumen Resmi Dinas Pertanian Bekasi, Tapi Fisik Barang Berada di Karawang

Karawang, RedaksiNews. Co.id
19 Juni 2026 – Sebuah dokumen Surat Rekomendasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi yang beredar di masyarakat menjadi perhatian publik. Dalam dokumen tersebut tercantum rekomendasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar untuk kebutuhan alat dan mesin pertanian milik seorang petani yang berdomisili di Kabupaten Bekasi.

Hal informasi berlokasi Jln. Karang Anyar Raya No.2, Kutakarya, Kec. Kutawaluya, Karawang, Jawa Barat 41358 Peta SPBU Kutagandok (34-41314 ). 

Berdasarkan dokumen yang diterima media, surat rekomendasi bernomor 1587-KAB/32/32.16/TANI/JBT/IV/2026 itu diterbitkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi pada 23 April 2026. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa pemohon memperoleh alokasi Solar subsidi sebanyak 422 liter per minggu untuk kebutuhan operasional mesin penggilingan padi (RMU).

Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat serta dokumentasi foto dan video yang diperoleh awak media, BBM subsidi yang diduga berasal dari alokasi tersebut diketahui berada dan digunakan di wilayah Kabupaten Karawang, sehingga memunculkan pertanyaan publik mengenai kesesuaian penggunaan BBM bersubsidi dengan peruntukan yang tercantum dalam surat rekomendasi.

Dokumen itu juga menjelaskan bahwa pembelian BBM bersubsidi dilakukan melalui SPBU yang telah ditunjuk dengan menggunakan jerigen sebagai alat pengangkut. Surat rekomendasi tersebut memiliki masa berlaku hingga 21 Juli 2026.

Sejumlah warga Karawang meminta aparat penegak hukum, instansi terkait, serta pihak Pertamina untuk melakukan pengecekan dan verifikasi lapangan guna memastikan distribusi serta penggunaan BBM subsidi tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kami berharap ada pengawasan yang ketat agar solar subsidi benar-benar digunakan untuk kebutuhan yang telah direkomendasikan dan tidak disalahgunakan," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu, masyarakat juga berharap pemerintah daerah dan instansi pengawas dapat menelusuri alur distribusi BBM subsidi tersebut apabila ditemukan indikasi penggunaan di luar lokasi maupun peruntukan yang telah ditetapkan dalam dokumen rekomendasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemegang surat rekomendasi maupun pihak terkait mengenai informasi yang beredar di masyarakat. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi dari seluruh pihak yang berkepentingan.

Sesuai asas praduga tak bersalah, seluruh informasi mengenai dugaan penyalahgunaan BBM subsidi ini masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut dari instansi yang berwenang.
(Red
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image