PERJALANAN SUPER TANI BERSAMA AUM Dari Inovasi Pertanian Menuju Petani Berdaulat dan Sejahtera
REDAKSINEWS.CO.ID SAMARINDA - Sejak 2009, PT Super Tani Indonesia bersama AUM – Andi Undru Mario terus bergerak membangun pertanian Indonesia melalui inovasi pupuk organik, demplot, edukasi, pendampingan, dan penguatan pasar petani.
AUM menegaskan, Lebih dari 17 tahun perjalanan menjadi fondasi untuk memperluas kontribusi Super Tani dari desa, daerah hingga nasional. Pengalaman lapangan menjadi modal untuk menghadirkan solusi pertanian yang berorientasi pada produktivitas, kualitas hasil, efisiensi, dan kesejahteraan petani.
"Produk Pupuk Organik Plus Super Tani dikembangkan dengan perpaduan bahan organik, unsur hara makro dan mikro, serta mikroorganisme hayati seperti Trichoderma, PGPR, Azospirillum, dan Beauveria, yang diarahkan untuk mendukung kesuburan tanah, pertumbuhan tanaman, dan produktivitas pertanian"" tegasnya.
Ia menambahkan, Kini, perjalanan tersebut diarahkan untuk mendukung agenda swasembada pangan nasional dan kemandirian energi, termasuk menyongsong mandatori B50, dengan mendorong pemanfaatan pupuk organik dalam pertanian dan perkebunan yang lebih produktif dan berkelanjutan.
"Ia Bersama FPKS – Forum Petani Kelapa Sawit Kalimantan Timur, Super Tani memperkuat edukasi dan kolaborasi dengan petani sawit untuk mendorong produktivitas kebun, efisiensi budidaya, serta kesiapan menghadapi perkembangan industri sawit di era B50.
Akselerasi berikutnya: Generasi Z, mahasiswa, siswi, dan content creator.
Mereka didorong menjadi kekuatan baru melalui edukasi, kreativitas, teknologi, dan konten digital menghubungkan petani dengan teknologi, produk, pasar, dan konsumen. Dari edukasi lahir kesadaran, dari pasar yang kuat lahir peluang, dan dari produktivitas lahir kesejahteraan," tambahnya.
"Sebagai bentuk apresiasi kepada petani, Super Tani juga menghadirkan program nasional Gebyar Super Tani dalam 4 tahapan, dengan berbagai hadiah dan penghargaan. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan, memberikan apresiasi, serta “memanjakan petani Indonesia” sekaligus memperkuat semangat untuk terus menggunakan inovasi dan meningkatkan produktivitas.
Ke depan, Super Tani tidak hanya ingin memperkuat pasar domestik, tetapi mendorong hasil pertanian Indonesia memiliki kualitas, daya saing, dan nilai tambah menuju pasar global—dari desa menuju pasar nasional, dan dari pasar nasional menuju produk bernilai ekspor.
"Tujuan akhirnya bukan sekadar menjual pupuk, tetapi membangun ekosistem pertanian yang meningkatkan produktivitas, memperkuat kemandirian petani, membuka peluang bagi generasi muda, dan mewujudkan petani Indonesia yang berdaulat dan sejahtera.
PRODUKTIF • BERKELANJUTAN • BERDAYA SAING • BERNILAI EKSPOR
Tekad Kami Hanya Satu, Petani Indonesia Harus Maju," pungkasnya.

