KRONOLOGI LAPORAN Dugaan Intimidasi dan Penganiayaan terhadap Jurnalis/ Kontributor tvOne
RREDAKAINES.CO.ID
Nama: Jamil
Profesi: Kontributor tvOne
Lokasi kejadian: Kantor Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Baubau
Waktu kejadian: 23.30 wita Rabu malam, 7 Oktober 2026
Status informasi: Laporan awal / masih dalam pengembangan
Berdasarkan informasi awal yang disampaikan oleh Jamil selaku Kontributor tvOne, dirinya mengalami dugaan intimidasi dan penganiayaan saat melakukan kegiatan jurnalistik di Kantor Satresnarkoba Polres Baubau.
Kronologi awal kejadian bermula ketika Jamil datang ke Polres Baubau untuk melakukan kegiatan peliputan (konfirmasi penangkapan pelaku kasus narkoba). Saat itu Jamil mencoba menghubungi Kasat Narkoba melalui pesan singkat WA, namun tidak ada balasan. Kemudian Jamil hendak mencari Kasat Narkoba, saat memasuki Kantor Satresnarkoba Polres Baubau, Jamil melihat sejumlah oknum anggota yang diduga sedang melakukan aktivitas pesta minuman keras di dalam kantor lantaran terdapat sebotol minuman keras di atas meja, di dalam ruangan terdapat tiga oknum polisi anggota satnarkoba dan dua wanita yang diduga informan polisi.
Melihat aktivitas tersebut, Jamil kemudian menegur salah wanita yang mengaku sedang mengkonsumsi miras. Wanita tersebut yang menuangkan miras istilahnya Bandar. Jamil mengatakan "jangan minum di dalam kantor, kemudian dijawab wanita tersebut, Kenapakah banyaknya urusannmu hingga terjadi perdebatan antara Jamil dan wanita tersebut, karena kesal, Jamil kemudian mengeluarkan HP dan merekam video keberadaan botol miras yang di pindahkan dari ata meja ke bawah oleh wanita tersebut. Kegiatan itu berkaitan untuk dokumentasi kegiatan jurnalistik.
Kemudian salah satu oknum anggota berinisial BLK bukannya melerai perdebatan malah memaksa Jamil menghapus rekaman video tersebut. Hapus itu kata oknum tersebut. Jamil kemudian mengatakan kenapa kamu suruh saya hapus. Kemudian kembali oknum memaksan dengan nada membentak dan mengatakan Hapus itu kamu mau cari masalah disini.
Rekaman video sempat berhenti saat terjadi perdebatan, oknum BLK kemudian menghampiri Jamil, namun karena Jamil merasa ada gelagat oknum akan melakukan kekerasan, Jamil kemudian kembali merekam video sebagai bukti. Emosi oknum BLK memuncak lalu mendekap Jamil dan berupaya merampas HP Jamil secara paksa. Oknum BLK yang bertubuh besar menekan tubuh Jamil ke lantai kemudian menindih sambil merampas HP Jamil. Akibatnya lutut sebelah kiri Jamil mengalami luka lecet. Tak sampai disitu, Oknum BLK sempat melakukan penyekapan terhadap Jamil yang ditarik paksa ke dalam salah satu ruangan. Karena merasa terancam, Jamil kemudian berlari ke arah jendela dan memukul-mukul kaca agar suara keributan dapat terdengar di luar dimana salah satu teman Jamil berada tidak jauh dari Kantor Satresnarkoba.
Beberapa saat kemudian oknum BLK yang berada di dalam ruangan tersebut membuka pintu dan meninggalkan ruangan. Jamil kemudian keluar dan menanyakan keberadaan HPnya. Saat berada di luar kantor Satresnarkoba, Jamil melihat oknum BLK berada di ruang unit BUSER yang berseberangan dengan kantor Satresnarkoba. Jamil kemudian menanyakan HPnya ke oknum BLK, dimana hpku, lalu oknum BLK mengatakan "Itu HPmu disana' sambil menunjuk HP yang diletakan di atas meja. Setelah kejadian tersebut Jamil lalu melakukan visum dengan diantar penyidik Satreskrim Polres Baubau ke RSUD Baubau, Palagimata.

