BREAKING NEWS

Diduga Hina dan Ancam Wartawan, Elidanetti Yang Mengaku Sebagai Kuasa Hukum TRIV Dilaporkan ke Polisi

Diduga Hina dan Ancam Wartawan, Elidanetti Yang Mengaku Sebagai Kuasa Hukum TRIV Dilaporkan ke Polisi

Jakarta, RedaksiNews.co.id
23/7/2026. Mantan calon legislatif (Caleg) dari Partai PKS, Elidanetti yang mengaku sebagai kuasa hukum sebuah Marketplace Aset Digital & Cryptocurrency, TRIV dilaporkan kepolisi atas dugaan penghinaan jurnalis.

Elidanetti dilaporkan di Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) dengan nomor laporan LP/B/2162/VII/2026/SPKT/POLRES METROS JAKPUS/POLDA METRO JAYA pada hari Kamis, 23 Juli 2026.

“Saya hari ini melaporkan seorang berinisial E yang mengaku sebagai kuasa hukum dari TRIV atas dugaan penghinaan dan pencemawan nama baik,” kata Nando di Polres Metro Jakpus Usai membuat laporan.

Nando yang merupakan wartawan pada media dutapublik.com sekaligus Sekretaris Pokja PWI Pengadilan Negeri (PN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakpus mengatakan, kejadian tersebut berawal pada hari Rabu, 22 Juli 2026 dirinya di hubungi oleh nomor tak dikenal yang meminta bertemu untuk membahas terkait dengan pemberitaan yang ada di medianya.

Kemudian, lanjutnya, pertemuan tersebut berlangsung di restoran Rumah Rames yang berada di sebelah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) sesuai dengan lokasi yang ditentukan si terlapor.

“Dalam pertemuan itu, dia menyampaikan kalau dia pergi ke Blitar untuk mnemui si user TRIV yang saya beritakan. Terus dia bilang sudah terjadi perdamaian dengan si user dan user ini telah mencabut kuasa dari pengacaranya,” ungkap Nando.

Menurutnya, dalam pertemuan itu, tiba-tiba mantan Caleg tersebut mengeluarakan uang 10 lembar pecahan Rp 100.000 dari dalam tasnya. Uang tersebut diduga untuk menyuap wartawan dutapublik.com agar menghapus pemberitaan di medianya.

“Uang itu awalnya diletakkan di meja. Terus dia bilang, mau ambil ini gak, sambil nyodorin uangnya ke saya. Terus saya bertanya, untuk apa, terus dia bilang untuk di take down. Terus saya bilang gak bisa,” ungkapnya.

Setelah itu, menurutnya, Elidanetti langsung mengancam akan melaporkan pemberitaan yang dilakukannya kepada polisi. Dalam kesempatan tersebut, ia mengaku, dirinya juga mendapatkan ancama dan penghinaan terhadap profesi jurnalisnya.

“Nah setelah saya menolak, dia langsung ngancam akan melaporkan sayan ke polisi terkait pemberitaan yang saya muat di dutapublik.com. bahkan dia menghina media saya dengan mengatakan media saya sebagai media ecek-ecek. Saya juga di maki-maki disaksikan orang-orang yang sedang berada di restoran itu,” jelas Nanto.

Nando mengaku, sebelumnya ia memberitakan terkait dengan dugaan pemblokiran akun secara sepihak yang dilakukan oleh TRIV terhadap user-nya. Dia pun mengaku sudah berusaha mengkonfirmasi kepada salah satu kuasa hukum TRIV bernama Umar Musa Sembiring.

Namun hingga saat ini, Umar belum pernah memberikan tanggapan dari pihak TRIV mengenai pemberitaan tersebut. Termasuk upaya penghapusan pemberitaan yang dilakukan oleh Elidanetti yang mengaku sebagai kuasa hukum TRIV.(Cis)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image