PKBM Maju Mapan Punggelan Lepas 209 Lulusan, Jadi Harapan Baru Tekan Angka Putus Sekolah di Banjarnegara
0 menit baca
PKBM Maju Mapan Punggelan Lepas 209 Lulusan, Jadi Harapan Baru Tekan Angka Putus Sekolah di Banjarnegara
BANJARNEGARA, RedaksiNews.co.id
Pendidikan nonformal kembali menunjukkan perannya dalam membuka akses belajar bagi masyarakat. PKBM Maju Mapan Punggelan secara resmi melepas 209 warga belajar yang dinyatakan lulus pada Tahun Ajaran 2025/2026 dalam rangkaian kegiatan Penyerahan Ijazah Pendidikan Kesetaraan Kabupaten Banjarnegara yang digelar di Surya Yudha Hotel Banjarnegara, Rabu (8/7/2026).
Suasana acara berlangsung penuh haru dan kebahagiaan. Senyum para lulusan, orang tua, serta para pendidik mewarnai momen bersejarah tersebut. Bagi sebagian peserta didik, kelulusan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi maupun kesempatan tidak menjadi penghalang untuk meraih pendidikan.
Penyerahan ijazah secara simbolis dilakukan oleh Bupati Banjarnegara Amalia Desiana kepada perwakilan lulusan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C dari berbagai PKBM di Kabupaten Banjarnegara.
Seluruh Peserta Didik Lulus dengan Hasil Memuaskan
Kepala PKBM Maju Mapan Punggelan, Maimun atau yang biasa di sapa Mbah Mun, menyampaikan bahwa pada Tahun Ajaran 2025/2026 seluruh peserta didik yang mengikuti pendidikan berhasil menyelesaikan program dengan hasil yang baik.
Dari total 209 lulusan, terdiri atas:
- Paket A (setara SD): 5 peserta
- Paket B (setara SMP): 73 peserta
- Paket C (setara SMA): 131 peserta
Seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak memperoleh ijazah pendidikan kesetaraan yang diakui secara resmi oleh pemerintah.
"Kami bersyukur seluruh warga belajar dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan, memperoleh pekerjaan, dan membangun masa depan yang lebih baik," ujar Mbah Mun
PKBM Jadi Solusi Bagi Masyarakat yang Ingin Melanjutkan Pendidikan
Menurut Maimun atau Mbah Mun, pendidikan kesetaraan bukan sekadar alternatif, tetapi telah menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang sempat putus sekolah maupun mereka yang terkendala biaya pendidikan formal.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan keberadaan PKBM agar tidak ada lagi anak maupun warga yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.
"Harapan kami ke depan tidak ada lagi anak putus sekolah. Bagi masyarakat yang mengalami kendala biaya atau kesulitan melanjutkan pendidikan formal karena berbagai alasan, PKBM hadir sebagai solusi yang mudah, terbuka, dan berkualitas," katanya.
PKBM Maju Mapan, lanjutnya, siap menerima masyarakat dari berbagai kalangan yang memiliki semangat untuk belajar tanpa prosedur yang rumit.
"Yang terpenting adalah kemauan untuk menuntut ilmu. Kami siap mendampingi siapa saja yang ingin memperoleh pendidikan yang bermanfaat bagi masa depan," tambahnya.
Pendidikan Kesetaraan Dukung Peningkatan Kualitas SDM
Program Pendidikan Kesetaraan yang diselenggarakan PKBM memiliki peran penting dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah, memperpanjang rata-rata lama sekolah, serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Banjarnegara.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memperoleh ijazah kesetaraan, diharapkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja menjadi semakin terbuka.
Keberhasilan 209 lulusan PKBM Maju Mapan Punggelan menjadi bukti bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara dan dapat diraih oleh siapa saja tanpa memandang usia maupun latar belakang ekonomi.(red)
