BREAKING NEWS

Harga Kebutuhan Pokok Melambung, Forum Pemuda Bangkalan MK Desak Presiden Prabowo Ambil Langkah Konkret

Harga Kebutuhan Pokok Melambung, Forum Pemuda Bangkalan MK Desak Presiden Prabowo Ambil Langkah Konkret

Bangkalan, RedaksiNews.co.id
Gelombang keluhan masyarakat terkait melambungnya harga berbagai bahan kebutuhan pokok belakangan ini mendapat sorotan tajam dari Forum Pemuda Bangkalan MK. Kenaikan harga yang tidak dibarengi dengan peningkatan pendapatan dinilai kian mencekik perekonomian warga kelas bawah, khususnya sektor pekerja dan buruh.

Ketua Forum Pemuda Bangkalan MK menyatakan bahwa situasi ekonomi di tingkat akar rumput saat ini sudah sangat memprihatinkan. Lonjakan harga komoditas utama, seperti beras dan bahan pangan penting lainnya, dinilai sama sekali tidak berpihak pada realitas ekonomi masyarakat kecil yang upahnya cenderung stagnan.

"Semua bahan pokok yang diperlukan masyarakat serba naik. Sementara di sisi lain, gaji buruh tetap minim, bahkan banyak yang tidak sesuai dengan beban kerja atau ketentuan peruntukannya," ujarnya ketua saat memberikan keterangan Minggu (21/6/2026).

Selain menyoroti daya beli, Forum Pemuda Bangkalan MK juga mengkritik ketimpangan sosial yang dinilai semakin nyata antara masyarakat bawah dan pejabat publik Organisasi ini menilai adanya ironi yang kontras ketika para buruh harus bekerja keras demi upah minimum, sementara para pemangku kebijakan di pemerintahan menikmati fasilitas dan tunjangan yang fantastis.

Merespons kondisi tersebut, Forum Pemuda Bangkalan MK secara terbuka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan tata niaga pangan dan kesejahteraan pekerja.

"Kami meminta Bapak Presiden Prabowo untuk benar-benar mencermati nasib masyarakat kecil di bawah. Pemerintah harus segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga pangan dan memperhatikan kesejahteraan para pekerja," tegasnya.

Pihaknya berharap pemerintah pusat tidak menutup mata terhadap situasi ini dan segera menginstruksikan kementerian terkait untuk melakukan intervensi pasar guna mengendalikan inflasi daerah. 
(Red
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image